TUGAS AKHIR

Hi, kali ini saya akan memposting Tugas Akhir PLJ saya.





















LANGKAH- LANGKAH
Buat lah File shell script baru, saya disini membuat "vi tugas.sh"





lalu, buat lah isi dari program tersebut, kira-kira seperti ini :




Lalu save ":wq!", setelah itu jalan kan program "sh tugas.sh" 

maka akan keluar hasil seperti ini :







Demikian lah Tugas akhir PLJ saya, semoga bermanfaat dan anda dapat mencobanya sendri :D

Pemrosesan String Pada Centos


  String adalah serangkaian karakter. Linux menyediakan beberapa perintah yang dapat digunakan berkaitan dengan proses string, seperti mencari karakter, pengurutan dan lainnya. Terdapat 9 perintah yang dapat digunakan untuk pemrosesan string pada Linux. Berikut perintah-perintah pemrosesan string pada CentOS : 1. CUT  Berfungsi untuk mengambil karakter, file, ataupun folder untuk dipindahkan ketempat yang lain. Syntax : cut [-dchar] [-fd] file Keterangan :
  • d : delimeter untuk pemisah antar filed
  • f  : field
  • c  : Character
2. WC (Word Count)
Berfungsi untuk menghitung baris, karakter, dan kata pada suatu file. Syntax : 
wc [-lwc] file
Keterangan :

  • l   : Line
  • w : Word
  • c  : Character
3. HEAD
Berfungsi untuk menampilkan baris awal dalam suatu file. Syntax : head [-n] file
Keterangan :

  • n : Banyaknya jumlah baris awal yang mau ditampilkan.
4. TAIL
Berfungsi untuk menampilkan baris terakhir dalam suatu file. Syntax : tail [-n] file.

5. SORT
Berfungsi untuk mengurutkan isi suatu file berdasarkan kunci tertentu. Syntax : sort [-tchar] [+key] [-r] file
Keterangan :

  • tchar : Pemisah field
  • +key  : Nomor kolom sebagai key pengurut
  • -r       : reverse-untuk menguruskan secara desceding
6. UNIQ
Berfungsi untuk menghilangkan kata atau isi file yang sama atau double. Syntax : uniq file 

7. TR
Berfungsi untuk mengubah suatu karakter menjadi karakter yang lain. Syntax : tr "string1" "string2"

8. GREP
Berfungsi untuk mencari karakter atau kata yang diinginkan dari sebuah file yang terdiri dari banyak kalimat. Syntax : grep [-pilihan] string file
Keterangan :

  • q : Pilihan yang tidak menampilkan hasil ke layar
  • v : Pilihan yang menampilkan baris string yang tidak cocok
9. FIND

Berfungsi untuk menemukan file dengan kriteria tertentu atau dengan data yang spresifik.Syntax : find nama_path [-pilihan] 

Pemrosesan Shell Script Pada Centos


Apa itu shell ? shell adalah program (penterjemah perintah) yang menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini kernel (inti sistem operasi), umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana user mengetikkan perintah-perintah yang diinginkan baik berupa perintah internal shell (internal command), ataupun perintah eksekusi suatu file progam (eksternal command), selain itu shell memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah pada sebuah atau beberapa file untuk dieksekusi sebagai program.

Macam - macam shell?

Tidak seperti sistem operasi lain yang hanya menyediakan satu atau 2 shell, sistem operasi dari keluarga unix misalnya linux sampai saat ini dilengkapi oleh banyak shell dengan kumpulan perintah yang sangat banyak, sehingga memungkinkan pemakai memilih shell mana yang paling baik untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya, atau dapat pula berpindah-pindah dari shell yang satu ke shell yang lain dengan mudah, beberapa shell yang ada di linux antara lain:
  • Bourne shell(sh),
  • C shell(csh),
  • Korn shell(ksh),
  • Bourne again shell(bash),
  • dsb.
Masing - masing shell mempunyai kelebihan dan kekurangan yang mungkin lebih didasarkan pada kebutuhan pemakai yang makin hari makin meningkat, untuk dokumentasi ini shell yang digunakan adalah bash shell dari GNU, yang merupakan pengembangan dari Bourne shell dan mengambil beberapa feature (keistimewaan) dari C shell serta Korn shell, Bash shell merupakan shell yang cukup banyak digunakan pemakai linux karena kemudahan serta banyaknya fasilitas perintah yang disediakan.versi bash shell yang saya gunakan adalah 2.04
[fajar@linux$]echo $BASH_VERSION
bash 2.04.12(1)-release
Mungkin saat anda membaca dokumentasi ini versi terbaru dari bash sudah dirilis dengan penambahan feature yang lain.

2. Pemrograman Shell ?

Yaitu menyusun atau mengelompokkan beberapa perintah shell (internal atupun eksternal command) menjadi kumpulan perintah yang melakukan tugas tertentu sesuai tujuan penyusunnya. Kelebihan shell di linux dibanding sistem operasi lain adalah bahwa shell di linux memungkinkan kita untuk menyusun serangkaian perintah seperti halnya bahasa pemrograman (interpreter language), melakukan proses I/O, menyeleksi kondisi, looping, membuat fungsi, dsb. adalah proses - proses yang umumnya dilakukan oleh suatu bahasa pemrograman, jadi dengan shell di linux kita dapat membuat program seperti halnya bahasa pemrograman, untuk pemrograman shell pemakai unix atau linux menyebutnya sebagai script shell.

3. Kebutuhan Dasar

Sebelum mempelajari pemrograman Bash shell di linux sebaiknya anda telah mengetahui dan menggunakan perintah - perintah dasar shell baik itu internal command yang telah disediakan shell maupun eksternal command atau utility, seperti
  • cd, pwd, times, alias, umask, exit, logout, fg, bg, ls, mkdir, rmdir, mv, cp, rm, clear, ...
  • utilitas seperti cat, cut, paste, chmod, lpr,...
  • redirection (cara mengirim output ke file atau menerima input dari file), menggunakan operator redirect >, >>, <, <<, contohnya: ls > data
    hasil ls dikirim ke file data, jika file belum ada akan dibuat tetapi jika sudah ada isinya akan ditimpa.
    ls >> data
    hampir sama, bedanya jika file sudah ada maka isinya akan ditambah di akhir file.
    cat < data
    file data dijadikan input oleh perintah cat
  • pipa (output suatu perintah menjadi input perintah lain), operatornya : | , contoh: ls -l | sort -s
    ouput perintah ls -l (long) menjadi input perintah sort -s (urutkan secara descending), mending pake ls -l -r saja :-)
    ls -l | sort -s | more
    cat <data | sort > databaru
  • Wildcard dengan karakter *, ?, [ ], contohnya: ls i*
    tampilkan semua file yang dimulai dengan i
    ls i?i
    tampilkan file yang dimulai dengan i, kemudian sembarang karakter tunggal, dan diakhiri dengan i
    ls [ab]*
    tampilkan file yang dimulai dengan salah satu karakter a atau b

4. Simple Bash Script

Langkah awal sebaiknya periksa dulu shell aktif anda, gunakan perintah ps (report process status)
[fajar@linux$]ps
 PID TTY          TIME CMD
  219 tty1     00:00:00 bash
  301 tty1     00:00:00 ps
bash adalah shell aktif di system saya, jika disystem anda berbeda misalnya csh atau ksh ubahlah dengan perintah change shell
[fajar@linux$]chsh
Password:
New shell [/bin/csh]:/bin/bash
Shell changed
atau dengan mengetikkan bash
[fajar@linux$]bash
sekarang coba anda ketikkan perintah dibawah ini pada prompt shell
echo "Script shell pertamaku di linux"
[fajar@linux$]echo "Script shell pertamaku di linux"
Script shell pertamaku di linux
string yang diapit tanda kutip ganda (double quoted) akan ditampilkan pada layar anda, echo adalah statement (perintah) built-in bash yang berfungsi menampilkan informasi ke standard output yang defaultnya adalah layar. jika diinginkan mengulangi proses tersebut, anda akan mengetikkan kembali perintah tadi, tapi dengan fasilitas history cukup menggunakan tombol panah kita sudah dapat mengulangi perintah tersebut, bagaimana jika berupa kumpulan perintah yang cukup banyak, tentunya dengan fasilitas hirtory kita akan kerepotan juga mengulangi perintah yang diinginkan apalagi jika selang beberapa waktu mungkin perintah-perintah tadi sudah tertimpa oleh perintah lain karena history mempunyai kapasitas penyimpanan yang ditentukan. untuk itulah sebaiknya perintah-perintah tsb disimpan ke sebuah file yang dapat kita panggil kapanpun diinginkan.
coba ikuti langkah - langkah berikut:
  1. Masuk ke editor anda, apakah memakai vi,pico,emacs,dsb...
  2. ketikkan perintah berikut
    #!/bin/bash
    echo "Hello, apa khabar"
    
  3. simpan dengan nama file tes
  4. ubah permission file tes menggunakan chmod
    [fajar@linux$]chmod 755 tes
    
  5. jalankan
    [fajar@linux$]./tes
    
kapan saja anda mau mengeksekusinya tinggal memanggil file tes tersebut, jika diinginkan mengeset direktory kerja anda sehingga terdaftar pada search path ketikkan perintah berikut
PATH=$PATH:.
setelah itu script diatas dapat dijalankan dengan cara
[fajar@linux$]tes
Hello, apa khabar
tanda #! pada /bin/bash dalam script tes adalah perintah yang diterjemahkan ke kernel linux untuk mengeksekusi path yang disertakan dalam hal ini program bash pada direktory /bin, sebenarnya tanpa mengikutkan baris tersebut anda tetap dapat mengeksekusi script bash, dengan catatan bash adalah shell aktif. atau dengan mengetikkan bash pada prompt shell.
[fajar@linux$]bash tes
tentunya cara ini kurang efisien, menyertakan path program bash diawal script kemudian merubah permission file sehingga dapat anda execusi merupakan cara yang paling efisien.
Sekarang coba kita membuat script shell yang menampilkan informasi berikut:

  1. Waktu system
  2. Info tentang anda
  3. jumlah pemakai yang sedang login di system
contoh scriptnya:
#!/bin/bash
#myinfo

#membersihkan tampilan layar
clear           

#menampilkan informasi
echo -n "Waktu system   :"; date
echo -n "Anda           :"; whoami
echo -n "Banyak pemakai :"; who | wc -l
sebelum dijalankan jangan lupa untuk merubah permission file myinfo sehingga dapat dieksekusi oleh anda
[fajar@linux$]chmod 755 myinfo
[fajar@linux$]./myinfo
Waktu system   : Sat Nov 25  22:57:15 BORT 2001
Anda           : fajar
Banyak pemakai : 2
tentunya layout diatas akan disesuaikan dengan system yang anda gunakan statement echo dengan opsi -n akan membuat posisi kursor untuk tidak berpindah ke baris baru karena secara default statement echo akan mengakhiri proses pencetakan ke standar output dengan karakter baris baru (newline), anda boleh mencoba tanpa menggunakan opsi -n, dan lihat perbedaannya. opsi lain yang dapat digunakan adalah -e (enable), memungkinkan penggunaan backslash karakter atau karakter sekuen seperti pada bahasa C atau perl, misalkan :

echo -e "\abunyikan bell"
jika dijalankan akan mengeluarkan bunyi bell, informasi opsi pada statement echo dan backslash karakter selengkapnya dapat dilihat via man di prompt shell.
[fajar@linux$]man echo

5. Pemakaian Variabel

Secara sederhana variabel adalah pengenal (identifier) berupa satuan dasar penyimpanan yang isi atau nilainya sewaktu-waktu dapat berubah baik oleh eksekusi program (runtime program) ataupun proses lain yang dilakukan sistem operasi. dalam dokumentasi ini saya membagi variabel menjadi 3 kategori:
  1. Environment Variable
  2. Positional Parameter
  3. User Defined Variable

Editor VI Pada Linux


      Editor VI (vee eye, dibaca vi ai) adalah editor berbasis text yang digunakan oleh banyak pemakai UNIX/LINUX. Editor ini pertama kali dikembangkan oleh William (Bill) Joy sewaktu ia menjadi graduate student di University of California at Berkeley pada tahun 1976.
            Perintah “vi” adalah perintah di dalam shell linux untuk mengedit teks, kalau di dalam Windows pada shell MS-Dos dengan perintah “edit”. Yang keduanya hampir mempunyai kesamaan, perbedaannya di dalam dos bisa langsung dari windows dan dapat mouse dapat dijalankan tetapi di dalam vi mouse tidak bisa digunakan untuk memilih option tersebut seperti file, edit, help dll.
Editor VI memiliki dua mode, yaitu :
1.  Command mode (mode perintah) digunakan untuk memberikan perintah-perintah untuk mengedit teks.
2.  Insert mode (mode penyisipan) digunakan untuk melakukan pengetikan teks.
            Pertama kali memulai editor VI,  secara default kita menemukan Command mode (mode perintah). Untuk mengaktifkan insert mode kita tinggal mengetikkan huruf i. Bila kita menekan tombol [Escape], maka kita akan kembali ke mode perintah. Selain huruf i kita juga dapat menekan tombol insert.
Untuk memulai Editor VI kita dapat mengetikan perintah :
# > vi namafile.txt
            Jika file namafile.txt ditemukan, maka editor akan membuka dokumen tersebut. Tetapi jika tidak ditemukan, maka editor VI akan membuat file baru dengan nama tersebut (namafile.txt) jika disimpan. Untuk itu jangan sampai salah mengetikkan nama sebuah file yang akan diedit.
Dan berikut ini perintah dalam vi dalam linux antara lain :

1. Navigasi Cursor
l , panah kanan atau spasi : untuk bergeser ke kanan 1 karakter
h atau panah kiri : untuk bergeser ke kiri 1 karakter
j atau panah bawah : untuk bergeser ke bawah 1 baris
k atau panah atas : untuk bergeser ke atas 1 baris
:0 atau 1-Shift-G : untuk berpindah ke baris pertama
:$ : untuk berpindah ke baris terakhir
nG : untuk berpindah ke baris ke n
0 : untuk berpindah Awal baris
$ : untuk berpindah Akhir baris
^F : berpindah satu layar penuh ke bawah.
^B : berpindah satu layar penuh ke atas.
^D : berpindah setengah layar ke bawah.
^U : berpindah setengah layar ke atas.
^w : berpindah satu kata ke depan.
^b : berpindah satu kata ke belakang.
Tanda ^ adalah tanda tombol Ctrl, ^F artinya anda harus menekan tombol Ctrl bersamaan dengan tombol F.

2. Menghapus Text
x : digunakan untuk menghapus satu karakter pada posisi kursor.
X : digunakan untuk menghapus satu karakter pada sebelah kiri posisi kursor.
dw : digunakan untuk menghapus 1 kata pada posisi sebelah kanan kursor.
db : digunakan untuk menghapus 1 kata pada posisi sebelah kiri kurso.r
dd : digunakan untuk menghapus 1 baris pada posisi kursor.
d [Enter] : untuk menghapus dua baris, baris pada posisi kursor dan baris berikutnya.
d0 : untuk menghapus dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor.
dL : untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir tampilan pada layar.
d$ : digunakan untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris.
dG : digunakan untuk menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris pada file.
d^ : Menghapus dari posisi kursor sampai awal baris dari file.
3dd : Menghapus tiga baris dari posisi kursor kebawah.

3. Copy dan Paste Text
Untuk melakukan perintah copy dan paste kita harus memperhatikan langkah-langkah berikut :
·         Tempatkan kursor pada posisi baris yang akan dicopy.
·         Contoh jika ingin copy 5 baris, gunakan command 5yy ( tekan angka 5 diikuti tombol y sebanyak 2x)
·         Kemudian tempatkan posisi kursor pada tempat yang akan di insert-kan dan kemudian tekan p untuk paste.
Perintah Copy dan paste adalah :
yy : untuk meng-copy satu baris
yw : untuk meng-copy 1 kata pada posisi sebelah kanan kursor
yb : untuk meng-copy 1 kata pada posisi sebelah kiri kursor
y0 : untuk meng-copy dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor
yL : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir tampilan pada layar
y$ : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir baris
yG : untuk meng-copy dari posisi kursor sampai akhir baris pada file
y) : untuk meng-copy dari posisi kursor ke awal kalimat
y( : untuk meng-copy dari posisi kursor ke akhir kalimat
p : untuk mempaste teks
    Contoh : perintah 3yw artinya : meng-copy 3 kata dari sebelah kanan kursor

4. Memindahkan Text
Untuk memindahkan teks kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut :
·      Tempatkan kursor pada posisi baris yang akan di-cut.
·      Contoh jika ingin memindahkan 5 baris, gunakan command 5dd ( tekan angka 5 diikuti tombol d sebanyak 2x)
·      Kemudian tempatkan posisi kursor pada tempat yang baru dan kemudian tekan p untuk paste.

5. Membatalkan Perubahan
Jika kita melakukan kesalahan ketik atau menghapus tanpa sengaja, kita dapat memperbaikinya dengan menggunakan perintah u atau U.
Perintah u digunakan untuk membatalkan perubahan terakhir yang dilakukan oleh pemakai
Perintah U digunakan untuk membatalkan seluruh perubahan pada satu baris.

6. Mencari String dan Karakter
Editor VI dapat melakukan pencarian terhadap string dan karakter. Untuk pencarian string, perintah yang digunakan adalah perintah / dan ?. Pada saat kedua perintah ini digunakan, perintah yang diketikkan akan muncul dibagian bawah layar, tempat kita mengetikkan string yang ingin dicari.
perbedaan antara / dan ? Prinsip Kedua perintah sebenarnya sama, yang berbeda hanya pada arah pencarian yang akan dilakukan. Perintah / mencari ke arah bawah, sedangkan perintah ? mencari ke arah atas dari file.
Contoh : Misalnya kita ingin mencari kata <VirtualHost>, kita tinggal mengetikkan perintah /<VirtualHost>.
Perintah n dan N digunakan untuk melanjutkan proses pencarian yang sebelumnya. Perintah n akan mencari dalam arah yang sama, sedangkan perintah N akan mencari dalam arah yang berlawanan. Untuk melakukan pencarian suatu kata tertentu, bisa digunakan command seperti contoh berikut :
/\<host\>
artinya perintah ini hanya akan mencari string dengan nilai host saja, kata virtualhost akan diabaikan.

7. Keluar dari Editor VI
Untuk bisa keluar dari VI maka anda harus masuk ke command mode dahulu dengan menekan tombol ESC pada keyboard atau bisa juga dengan menekan “Control + [” . Setelah berada dalam COMMAND MODE ketik :q untuk keluar dari VIM tanpa save , bila file yang dibuka sudah dimodifikasi oleh anda maka VIM tidak akan mengizinkan anda keluar dan untuk mengabaikan peringatan ini maka itu gunakan :q! untuk keluar dari VIM dan mengabaikan segala perubahan pada file tersebut.

8. Menyimpan pekerjaan
Jika ingin save file yang sudah di rubah, cukup ketikkan :w lalu tekan enter. Jika ingin save file yang sedang dibuka dengan nama lain maka ketik :w namafile_baru dan tekan enter maka file tersebut akan disave menjadi namafile_baru.

9. Perintah Tambahan Lainnya
Masih banyak perintah Editor VI yang bisa digunakan, diantaranya :
:r nama_file : adalah command untuk menyisipkan isi file namafile kedalam file yang sedang kita buka.
:q : digunakan untuk keluar dari Editor VI
:w : digunakan untuk menyimpan file
:!ls : digunakan me-list isi current directory saat itu (tanpa keluar dari editor VI). Untuk kembali ke editor VI, tekan Enter.
:sh : adalah command untuk meninggalkan editor VI untuk sementara untuk melakukan beberapa perintah lain pada shell. Gunakan ctrl-d untuk kembali ke editor VI.
Semua perintah VI diatas dapat dikombinasikan dengan perintah-perintah yang ada, contohnya perintah :wq berarti kita memberikan perintah menyimpan sebuah file kemudian langsung keluar dari editor VI.

Perintah-Perintah Dasar LINUX

Perintah Dasar Linux

Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS,
command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di
prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard
untuk mengeksekusi perintah tersebut.
Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk
melakukan sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai Linux
tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula
juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan
perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan
perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.
Berikut akan dijelaskan beberapa perintah dasar yang
mungkin kelak akan sering digunakan :


     &


Perintah & digunakan untuk menjalan perintah di belakang
(background)
  Contoh:
  wget http://id.wikibooks.org &
Perintah & dipakai dibelakang perintah lain untuk
menjalankannya di background. Apa itu jalan di background?
Jalan dibackground maksudnya adalah kita membiarkan sistem
untuk menjalankan perintah sendiri tanpa partisipasi kita,
dan membebaskan shell/command prompt agar bisa dipergunakan
menjalankan perintah yang lain.

    adduser


Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.
Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user
atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan
dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password
bagi user tersebut.
Contoh:
# adduser udin
# passwd udin
Perhatikan bahwa semua perintah yang membutuhkan akses root,
di sini saya tulis dengan dengan menggunakan tanda #, untuk
memudahkan Anda membedakannya dengan perintah yang tidak
perlu akses root.
Jika Anda menjalankan perintah adduser, Anda akan diminta
memasukkan password untuk user yang Anda buat. Isikan
password untuk user baru tersebut dua kali dengan kata yang
sama.

     alias


Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah.
Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga
dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah
aliasnya sbb:
$ alias dir=ls
Kalau Anda suka dengan tampilan berwarna-warni, cobalah
bereksperimen dengan perintah berikut:
$ alias dir=ls -ar –color:always
Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama
lain saat itu, cukup ketikkan alias saja (tanpa argumen).
Lihat juga perintah unalias.

     bg


Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan
sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda
sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa
diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell
tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah
tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk
menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah
membebaskan shell tapi tetap mempertahankan perintah lama
berjalan di background.
Lihat juga perintah fg.

    cat


Menampilkan isi dari sebuah file di layar. Contoh:
$ cat /nama/suatu/file

     cd


Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira
Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini
karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.


     chgrp


Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok
file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada
kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks
penulisannya adalah sbb:
# chgrp <grup baru> <file>

     chmod


Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk
mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem
numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis
permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:

1. r untuk read,
2. w untuk write, dan
3. x untuk execute.
Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah
permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o
(other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk
menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.
Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1
kepada owner dan group, perintahnya adalah:
$ chmod ug+rx coba1
Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:
$ chmod ug-rx coba1
Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk
user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi
angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1
(execute).
Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan
eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:
$ chmod 700 coba2
Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file
coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other,
perintahnya adalah:
$ chmod 644 coba3
Perhatian: Jika Anda hosting di server berbasis Linux,
perintah ini sangat penting sekali bagi keamanan data Anda.
Saya sarankan semua direktori yang tidak perlu Anda tulis di
chmod 100 (jika Apache jalan sebagai current user (Anda))
atau di chmod 501 jika Apache jalan sebagai www-data atau
nobody (user lain).
chown
Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori
$ chown <user id> <file>

     cp


Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1
menjadi file2:
$ cp <file1> <file2>

    fg


Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend)
agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg
diatas.

     find


Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan
mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan.
Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama
direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa
menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan
bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan
dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori
serta tampilkan hasilnya di layar:
$ find . -name *.doc -print
Contoh hasil:
. /public/docs/account.doc
. /public/docs/balance.doc
. /public/docs/statistik/prospek.doc
./public/docs/statistik/presconf.doc

     grep


Global regular expresion parse atau grep adalah perintah
untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria
yang telah Anda tentukan.
Format perintah:
$ grep <teks> <file>
Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal
di current direktori:
$ grep marginal <file>
diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan
di dalam ilmu ekonomi prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal
dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob.rtf: jika biaya
marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total

     gzip


ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk
mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:
$ gzip <namafile>
Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu
bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan
melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.

     halt


Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda
harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu
kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.

     hostname


Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula
digunakan untuk mengesset nama host sistem.
Contoh pemakaian:
[user@localhost mydirectoryname] $ hostname
localhost.localdomain

     kill


Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang
kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. Format
penulisan:
$ kill <sinyal> <pid>
PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID
proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan
perintah:
ps aux | grep <myusername>
less
Fungsinya seperti perintah more.



    login


Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat
juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user
lainnya.

     logout


Untuk keluar dari sistem.

     ls


Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di
DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan
untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan
perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file
nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan
secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya
menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan
awalan tanda titik) dengan format panjang.

     man


Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan
secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah.
Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau
tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.
$ man <perintah>

     mesg


Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user
lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda
dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar
Anda dengan write atau talk.
$ mesg y atau mesg n
Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan
pesan-pesan dari user lain.

     mkdir


Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS. a

     more


Mempaging halaman, seperti halnya less

     mount


Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau
mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa
menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja
beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount.
Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem.
Lihat juga perintah umount.
$ mount
/dev/hda3 on / type ext2 (rw)
none on /proc type proc (rw)
/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)
/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)
none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)

     mv


Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain.
Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan
memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen
berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua.
Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua
argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.

     passwd


Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta
mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta
mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password
sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya
mengandung sebuah karakter.

     pwd


Print working directory, atau untuk menampilkan nama
direktori dimana Anda saat itu sedang berada.

     rm


Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus
direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama
dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh
file.
Sekali lagi: Hati-hati dengan perintah ini!

     rmdir


Untuk menghapus direktori kosong.

     shutdown


Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt.
Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan
perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah
shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.

     su


Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak
disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login
sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root
dan user lain itu memiliki password maka Anda harus
memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah
root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu
mengetahui password user tersebut.

     tail


Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris
yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri
berapa baris yang ingin ditampilkan:
$ tail <jumlah baris> <file file ….>

     talk


Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari
terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu
sebaliknya.

     tar


Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive
atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai
file tar. Sintaknya sebagai berikut:
$ tar <aksi> <option> <file atau direktori>
Contoh:
$ tar -czvf namaFile.tar.gz /nama/direktori/*
Perintah di atas digunakan untuk memasukkan semua isi
direktori, lalu dikompres dengan format tar lalu di zip
dengan gzip, sehingga menghasilkan sebuah file bernama
namaFile.tar.gz
$ tar -xzvf namaFile.tar.gz
Perintah di atas untuk mengekstrak file namaFile.tar.gz

     umount


Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk mengunmount
filesystem dari mount-pointnya.
Setelah perintah ini
dijalankan
direktori yang menjadi mount-point
tidak lagi bisa
digunakan.

#
umount <filesystem>


     unalias


Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan
sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah
dicontohkan diatas, gunakan perintah:
$ unalias dir

    unzip


Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang
dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan
mengekstrak file yang anda tentukan:

$ unzip <namafile>
Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.

     wall


Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user
yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau
root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya
pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.
# wall Dear, everyone….. segera simpan pekerjaan kalian,
server akan saya matikan 10 menit lagi.

     who


Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini
akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis
terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user
yang saat itu sedang login. Misalnya:
$ who
root ttyp0 May 22 11:44
flory ttyp2 May 22 11:59
pooh ttyp3 May 22 12:08

  1.      xhost +


Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus
akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.

xset


Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window
seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen
saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse
dapat Anda set menggunakan perintah ini:
$ xset b <volume> <frekuensi> <durasi dalam milidetik>
$ xset m <akselerasi> <threshold>

     zip


Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file
arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.

Hai :)




Kategori